Just Do It. Lima Langkah Sederhana yang Membentuk Jati Dirimu

Mengapa
sih jati diri itu penting? Apa sih jati diri itu? Eits jangan remehkan jati
diri ini, jika kamu mengenal dengan baik jati dirimu maka akan mengantarkanmu
ke dunia kesuksesan seperti yang kamu mau. Jati diri adalah diri yang bukan
tiruan, diri yang memang ngepas banget buat kamu, diri yang nggak dibuat-buat.
Kalau ada jati diri, berarti ada juga diri yang nggak sejati dong? Ya, memang
ada yaitu disaat kamu merasa nggak nyaman dengan dirimu yang baru. Berikut ini adalah
cara langkah sederhana yang bisa kamu terapin untuk membentuk jati dirimu?

1.      Siapakah
aku?

Ini
penting untuk mengetahui dan mendeskripsikan siapa diri kamu saat ini. Dan kamu
bisa membentuk diri kamu yang akan datang dengan mengenali kelebihan dan
kekurangan yang kamu miliki sekarang. So, Be Your Self.

2.      Bentuklah
kebiasaan yang sesuai dengan karaktermu

“kita
dibentuk oleh sesuatu yang kita lakukan berulang-ulang. Keunggulan bukanlah
hasil dari suatu tindakan, melainkan dari kebiasaan.” Aristoteles.

Pikirkan
dengan baik apakah kebiasaan kamu itu termasuk kebiasaan yang baik dan positif
yang akan mendukung masa depanmu. Dari kebiasaan itu pelajari kondisi ruang dan
waktu yang ada di sekitarmu. Analisislah kebiasaan mana yang harus dikurangi
dan kebiasaan apa yang harus ditingkatkan. Selekstiflah memilih kebiasaan.

3.      Yakinlah,
Kamu nggak bego’, kok! Jadi, PeDe Lah!

“Hal
terburuk yang bisa menimpa manusia adalah ketika dia berpikir buruk tentang
dirinya sendiri….”Gothe

Yakinlah
bahwa kita semua diciptakan oleh Tuhan dalam keadaan cerdas. Mungkin kita lupa
bahwa kita terlahir di dunia ini secara metamorphosis. Kamu tentu pernah
menjadi bayi, dan artinya kamupun pernah cerdas. Secara lahiriah manusia adalah
makhluk yang cerdas, hanya saja lingkungan yang mengubah manusia tersebut
menjadi tambah cerdas atau malah sebaliknya. Kenapa perumpamaannya bayi? Karena
bayi yang tidak bisa apa-apa bisa secara bertahap mengalami pertumbuhan yang
menandakan betapa cerdasnya otak yang memproses apa yang dilihat, di dengar,
dan yang dirasakan oleh bayi sehingga menjadi kamu yang sekarang ini. So,
Percaya Diri itu penting banget. Percaya diri akan menyakinkan kamu bahwa kamu
menerima bahwa jati dirimu memang itu adanya.

4.      Hati-hati
dengan omonganmu!

Hati-hati
dengan ucapanmu, apalagi terhadap dirimu sendiri. Seperti kata pepatah
“Mulutmu, harimaumu”

Kata-kata
yang kamu ucapkan sangat penting bagi kehidupanmu. Kata-kata negative akan
menjelma menjadi harimau yang siap menerkammu. Contohnya saja jika kamu
mengatakan “Aku nggak bisa.” Maka akan membuatmu mendapatkan energi negative
yang membuat tubuhmu lemas dan malas diajak bergerak. Kebalikannya jika kamu
mengatakan bahwa kamu bisa, maka energi positif akan mengalir di tubuhmu dan
membangkitkan semangat baru.

5.      Rencanakan
lalu aksi, Baru Mantap.

“Ambillah
aku, latihlah aku

Tegaslah
terhadapku, maka aku akan meletakkan dunia di kakimu

Kendurlah
terhadapku, maka aku akan menghancurkanmu”

Dari
pepatah ini menjelaskan bahwa dirimu tergantung kamu yang membentuknya. Gimana
perlakuanmu terhadap dirimu sendiri. Jika kamu tegas dank eras terhadap dirimu
maka kamu akan bisa mengatur kehidupanmu.
Jika kamu melatih kemampuan dan potensi yang ada di dirimu, maka orang-orang
di sekitarmu akan mengakuimu. Sebaliknya, jika kamu membiarkan dirimu
terseret-seret oleh kejadian yang ada disekitarmu maka kamu akan menghancurkan
dirimu sendiri.  

Segala
sesuatu diciptakan dua tahap. Rencana lalu Aksi. Begitu juga dengan mengejar
impianmu, kamu harus berencana dulu baru aksi. Jika impian tanpa aksi sama saja
bagai pungguk merindukan bulan, yang tidak akan pernah tercapai. Jika
menginginkan sesuatu jangan hanya sekedar ingat, jika hanya sekedar ingatan
akan mudah lupa. Tetapi jika dituliskan dan ditempel akan memacu semangatmu
untuk segera berencana melakukan tahapan meraih pencapaian impian itu. Guys,
Make your dream come true!

Advertisements